Data Membuat Orang Amerika Membeli Uang Kripto dengan Pengecekan Stimulus

Beberapa waktu yang lalu, CEO pertukaran crypto dari Amerika Serikat, Coinbase yaitu Brian Armstrong mengunggah suatu grafik yang menggambarkan situasi dari dampak pandemi Corona yang dikaitkan dengan pembelian cryptocurrency yang banyak dilakukan oleh warga Amerika Serikat. Grafik tersebut diunggah pada laman twitter milik CEO Coinbase tersebut.

Tweet yang menggaet berbagai macam komentar dari warga net tersebut diunggah pada tanggal 24 April yang mana grafik tersebut menggambarkan atau menunjukkan bahwa persentase suatu simpanan dan juga pembelian untuk saat ini bernilai hingga $ 1.200 setiap harinya, nilai yang tepat dari suatu pengecekan stimulus yang baru-baru ini meningkat tajam bahkan hingga 4 kali lipat.

Walaupun pada posting-an tersebut tidak menjelaskan secara rinci mengenai grafik tersebut, akan tetapi posisi Brian Armstrong di Coinbase tersebut mengisyaratkan bahwa ini merupakan asal dari suatu data pertukaran berasal. Pada saat pertemuan pers, Brian Armstrong pun juga tidak menjelaskannya lebih lanjut padahal telah diminta oleh Cointelegraph untuk menjelaskan informasi lebih lanjut.

Bantuan Keuangan untuk Penurunan Kualitas Ekonomi saat Dilanda Era Pandemi Saat ini

Pada saat para penduduk mulai menerima cek stimulus terjadi peningkatan jumlah sebesar $1.200 deposito pada pembelian yang tepat. Hal ini membuat stimulus mungkin akan menjadi suatu sumber dana yang mungkin digunakan.

Pengecekan Stimulus yang satu ini juga dimaksudkan untuk membantu para masyarakat di Amerika Sehat agar meringankan suatu keadaan ekonomi yang sedang sangat buruk. Banyak sekali masyarakat Amerika Serikat yang harus menerima PHK dari tempat kerja, pengurangan gaji sampai yang pendapatannya semakin menurun sehingga mereka hanya bisa hidup dengan uang seadanya saja. Pendapatan yang lebih rendah ini sangat signifikan saat terjadi pandemi.

Banyak sekali perusahaan dan juga tempat-tempat umum yang menutup perusahaan mereka karena berupaya untuk melindungi dari serangan virus corona dan juga sebagai langkah dalam memutus mata rantai virus corona itu sendiri. Dengan penutupan ini maka pemilik perusahaan harus bertahan dengan pendapatan yang sangat berkurang bahkan sampai memutus kontrak kerja dengan karyawan dan karyawan pun juga akan kehilangan mata pencahariannya.

Seperti yang telah dilakukan di Washington City yang mana telah dilaporkan orang yang memiliki penghasilan rendah melaporkan pengembalian pajak dan memiliki hak untuk menerima paket tersebut.  Selain itu, para orang tua juga kan mendapatkan bantuan sekitar $500 per orangnya.

Dan sebelumnya, permintaan pengecekan terhadap stimulus sangat besar sehingga beberapa bank mengalami kerusakan atau kegagalan dalam servernya dan tidak bisa berfungsi sesuai dengan aslinya, Bahkan warga Amerika yang memiliki akses pada bantuan tersebut mencapai 780 juta jiwa sehingga wajar jika server mengalami penurunan fungsi pada akses bantuan.

CEO Inter Lapse dan pendiri virtual coin curve, Waye Chen akhir-akhir ini baru mengatakan pada Cointelegraph bahwa saat ini paket stimulus bisa meningkatkan jual beli Bitcoin. Selain itu, pada sektor penambangan Bitcoin menjadi suatu bisnis yang menguntungkan bagi perusahaan di sekitar Asia yang lebih luas dan lebih besar.

Namun, karena adanya pandemi virus corona kali ini membuat berbagai hal menjadi tidak stabil dan juga membuat peristiwa ini membuat seluruh perusahaan di dunia melakukan suatu diversifikasi bisnis yang telah mereka bangun sebelumnya. Dan saat ini penularan virus corona juga masih berjalan sehingga berbagai kebijakan sosial distacing maupun physical distancing mungkin akan lebih lama.

Recommended Posts