CEO Visa Al Kelly: Bitcoin Digunakan dalam VISA

Apakah anda mengetahui bahwa bisa saja Bitcoin digunakan dalam VISA kelak? VISA merupakan salah satu perusahaan layanan finansial multinasional yang paling besar di dunia. Kabarnya, perusahaan layanan finansial ini akan menambahkan mata uang kripto ke dalam jaringannya yang ekspansif.

Bitcoin dalam VISA

VISA bisa saja menambahkan Bitcoin ke dalam salah satu mata uang yang bisa digunakan dalam jaringannya. Al Kelly, CEO dari VISA, mengatakan bahwa perusahaan finansial tersebut ingin menambahkan Bitcoin dan mata uang kripto lainnya ke dalam jaringan pembayannya yang ekspansif. Ia mengatakan hal tersebut dalam sebuah penampilan online minggu lalu.

Kelly mengatakan bahwa mata uang digital sudah menjadi salah satu alat pertukaran yang diakui di dunia. Maka dari itu, tidak ada alasan mengapa VISA tidak menambahkan mata uang kripto seperti Bitcoin ke dalam jaringan pembayaran mereka. Hal tersebut menjadi cukup wajar, mengingat bahwa VISA sendiri sudah mendukung penggunaan dari lebih dari 160 mata uang hingga saat ini.

Walau begitu, Kelly tidak yakin sepenuhnya bahwa mata uang kripto dapat digunakan secara luas. Sejauh ini, Bitcoin masih merupakan salah satu mata uang kripto yang digunakan oleh banyak orang di dunia. Mata uang kripto ini merupakan salah satu mata uang kripto yang terkenal di dunia. Namun, Kelly mengatakan bahwa Bitcoin saat ini masih berfungsi sebagai “emas digital” sehingga belum digunakan sebagai alat pembayaran yang signifikan saat ini.

Layanan-layanan mata uang kripto hanya memperbolehkan penggunanya untuk melakukan beberapa hal. Melalui mata uang kripto, seseorang bisa melakukan pertukaran uang. Setiap kali seorang pelanggan menggunakan “kartu kripto” yang ia miliki, kripto tersebut sebenarnya tidak berinteraksi dengan jaringan VISA. Namun, pertukaran tersebut menghasilkan jumlah yang ekuivalen dengan kripto tersebut. Setelah itu, VISA menerima pembayaran secara flat.

Namun, Kelly mengatakan bahwa hal tersebut bisa saja berubah di masa depan. Anda akan melihat bahwa bisa saja Bitcoin digunakan dalam VISA di masa yang akan datang. Diduga VISA bisa membantu menjadikan pasar kripto menjadi lebih aman. Tentunya, hal ini akan mendatangkan manfaat bagi jutaan pelanggan yang ia miliki di seluruh dunia.

Kelly juga menambahkan bahwa strategi dari VISA adalah untuk fokus pada dompet mata uang kripto dan pertukaran-pertukaran yang terjadi. Dengan begitu, pengguna bisa membeli sebuah mata uang menggunakan kredensial VISA. Selain itu, pengguna juga bisa menarik uang pada VISA credential untuk membeli sesuatu dari 70 juta penjual yang menerima VISA.

Peningkatan Stablecoin

Peningkatan dari stablecoin menjadi salah satu hal yang diperhatikan oleh Kelly. Stablecoins merupakan mata uang kripto yang memiliki nilai stabil. Selain itu, nilainya bisanya 1:1 dengan mata uang fiat seperti dollar US. Stablecoins sedang dikembangkan untuk digunakan dalam komersialisasi global.

VISA merupakan perusahaan finansial besar yang sangat berkembang. Perusahaan ini mendukung lebih dari 35 wadah mata uang kripto yang cukup besar dan memiliki profil yang baik. Selain itu, VISA juga mendukung penggunaan dompet elektronik dan kartu kripto. Hal-hal yang termasuk di dalamnya antara lain BlockFi, BitPanda, Crypto.com, dan Fold. Alat-alat tersebut sudah digunakan oleh lebih dari 60 juta pelanggan VISA.

Kesimpulan

VISA adalah perusahaan finansial multinasional yang cukup besar. Kabarnya, perusahaan ini ingin menambahkan mata uang kripto seperti Bitcoin dalam jaringannya. Maka dari itu, anda bisa melihat bahwa Bitcoin digunakan dalam VISA suatu saat nanti.